Perilaku Korup dan Kehancuran Hutan
Lumayan juga agak bikin stres juga, riset tentang korupsi dan kebijakan hutan tanaman. Tapi gini, kemarin saya menemukan beberapa tulisan yang menarik. Salah satunya adalah riset Sudarsono, memang sudah agak lama, yaitu tahun 2005. Kesimpulan utamanya adalah bahwa perilaku koruptif tidak berkorelasi secara aktif kepada kehancuran hutan. Menurutnya, bahkan perilaku koruptif bisa berkorelasi positif. Sudarsono (2005) menyatakan dalam simpulannya:
“Perilaku korup tidak selalu berdampak buruk pada kelestarian hutan. Perilaku korup yang mengancam kelestarian hutan sebenarnya bukan karena buruknya sifat perilaku korup, tetapi dapat pula akibat dari kebijakan publik yang tidak tepat. Dengan kebijakan publik yang tepat, perilaku korup malah berpengaruh positif pada kelestarian hutan. Dengan demikian, sebelum melangkah pada penegakan hukum dan pemberantasan perilaku korup, pertama harus dikaji apakah kebijakannya mendukung ke arah tersebut.”
Dari simpulan tersebut ikut dinyatakan pula, sebagai alternatif korupsi, menurutnya kehancuran hutan alam lebih banyak disebabkan kebijakan yang tidak mendukung pada pelestarian. Sebenarnya ada beberapa teori yang membahas ini, tapi masih saya kerjakan di dalam tulisan. Semoga bisa di-share dalam waktu dekat.
Berikut tulisan Sudarsono Soedomo: (2005). Efek Perilaku Korup Birokrat Kehutanan Pada Kelestarian Hutan. Jurnal Manajemen Hutan Tropika: Vol XI No. 1: 49-56.
Pingback: Para Koruptor Indonesia harus Dipotong Lehernya | Masih Hangat